HEALTH LIFE COMMUNITY

Komunitas Rakyat Kecil

KHASIAT JAMBU BIJI

KHASIAT JAMBU BIJI

KHASIAT JAMBU BIJI

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Diabetes melitus, Maag, Diare (sakit perut), Masuk angin, Beser; Prolapsisani, Sariawan, Sakit Kulit, Luka baru;

Pemanfaatan :

1. Diabetes Mellitus
Bahan: 1 buah jambu biji setengah masak
Cara membuat: buah jambu biji dibelah menjadi empat bagian dan
direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk
diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore

2. Maag
Bahan: 8 lembar daun jambu biji yang masih segar.
Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih,
kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari, pagi, siang dan sore.

3. Sakit Perut (Diare dan Mencret)
Bahan: 5 lembar daun jambu biji, 1 potong akar, kulit dan batangnya
Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih kemudian
disaring untuk diambil airnya
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari pagi dan sore.

4. Sakit Perut atau Diare pada bayi yang masih menyusui
Bahan: jambu biji yang masih muda dan garam secukupnya.
Cara menggunakan: dikunyah oleh ibu yang menyusui bayi tersebut,
airnya ditelan dan ampasnya dibuang.

5. Masuk Angin
Bahan: 10 lembar daun jambu biji yang masih muda, 1 butir cabai
merah, 3 mata buah asam, 1 potong gula kelapa, garam secukupnya
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter
air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.

6. Beser (sering kencing) berlebihan
Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 3 sendok bubuk
beras yang digoreng tanpa minyak (sangan = Jawa).
Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus bersama dengan 2,5
gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas kemudian disaring.
Cara menggunakan: diminum tiap 3 jam sekali 3 sendok makan.

7. Prolapsisani
Bahan: 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji.
Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih,
kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: air ramuan tersebut dalam keadaan masih hangat
dipakai untuk mengompres selaput lendir poros usus (pusar) pada
bayi.

8. Sariawan
Bahan: 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji.
Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih,
kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.

9. Sakit Kulit
Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 7 kuntum bunga
jambu biji.
Cara membuat: ditumbuk bersama-sama sampai halus
Cara menggunakan: untuk menggosok bagian kulit yang sakit.

10. Obat luka baru
Bahan: 3 pucuk daun jambu biji.
Cara membuat: dikunyah sampai lembut
Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian tubuh yang luka agar
tidak mengelurkan darah terus menerus.

Komposisi :
KANDUNGAN KIMIA : Buah, daun dan kulit batang pohon jambu biji mengandung tanin, sedang pada bunganya tidak banyak mengandung tanin. Daun jambu biji juga mengandung zat lain kecuali tanin, seperti minyak atsiri, asam ursolat, asam psidiolat, asam kratogolat, asam oleanolat, asam guajaverin dan vitamin. Kandungan buah jambu biji (100 gr) – Kalori 49 kal – Vitamin A 25 SI – Vitamin B1 0,02 mg – Vitamin C 87 mg – Kalsium 14 mg – Hidrat Arang 12,2 gram – Fosfor 28 mg – Besi 1,1 mg – Protein 0,9 mg – Lemak 0,3 gram – Air 86 gram

Sumber : IPTEKnet

22 Tanggapan sejauh ini »

  1. 1

    Nur Aini Rakhmawati berkata,

    18 Januari, 2007 @ 7:49 pm

    Prolapsisani itu apa ya ?

    untuk asam urat, Toga apa yang cocok ?

  2. 2

    muktiprayitno berkata,

    22 Januari, 2007 @ 10:28 am

    Utk Mba Nur aini, semoga bermanfaat…!
    Utk artikel lengkap silahkan klik disini

    …. Tempuyung termasuk tumbuhan OAI dari familia Asteraceae (Aster-asteran). Ia merupakan tumbuhan herba menahun, tegak, mengandung getah, dan mempunyai akar tunggang yang kuat (Rusdeyti, 1985). Tumbuhan ini hidup liar di Jawa, di daerah yang banyak hujan pada ketinggian 50 – 1.650 m dpl. Tumbuh di tempat terbuka atau sedikit terlindung di tempat yang bertebing, di pematang, di pinggir saluran air (Heyne, 1987).

    Daun tempuyung di Indonesia digunakan sebagai obat untuk “menghancurkan” batu ginjal (Dr. Sardjito). Kelarutan batu ginjal oleh tempuyung diduga melalui efek diuretiknya. Selain itu, tempuyung juga digunakan sebagai obat memar akibat benturan dengan cara menempelkannya pada bagian yang bengkak, menghilangkan rasa lesu, dan rasa pegal-pegal (Rusdeyti, 1985). Di Cina daun tempuyung digunakan sebagai obat dan insektisida.

    Kandungan kimia yang terdapat di dalam daun tempuyung adalah ion-ion mineral antara lain, silika, kalium, magnesium, natrium, dan senyawa organik macam flavonoid (kaempferol, luteolin-7-O-glukosida dan apigenin-7-O-glukosida), kumarin (skepoletin), taraksasterol, inositol, serta asam fenolat (sinamat, kumarat dan vanilat). Dilaporkan, kandungan flavonoid total di dalam daun tempuyung 0,1044 %. Dari penelitian yang saya lakukan, diketahui akar tempuyung mengandung senyawa flavonid total kira-kira 0,5 % dan flavonoid yang terbesar adalah apigenin-7-O-glukosida. Menurut Paul Cos, flavonoid apigenin-7-O-glukosida adalah salah satu golongan flavonoid yang mempunyai potensi cukup baik untuk menghambat kerja enzim ksantin oksidase dan superoksidase.

    Pemanfaatan tumpuyung untuk pengobatan kelebihan asam urat asam dan batu ginjal memerlukan daun tempuyung (6,25 gr), akar tempuyung (6,25 gr), jahe merah (25,00 gr), cengkeh (0,25 gr), kulit manis (0,25 gr), pengawet Na.Benzoat (0,50 gr), dan gula merah secukupnya. Cara pembuatannya, daun dan akar tempuyung segar dibersihkan dari tanah atau kotoran. Kedua bahan tsb. direbus dengan air 500 ml bersama bahan-bahan lainnya, biarkan mendidih sampai volume menjadi 250 ml. Setelah dingin baru ditambahkan pengawet Na.Benzoat, lalu disaring dengan saringan teh atau kain kassa kedalam botol. Apabila disimpan dalam lemari pendingin, obat alami ini bisa tahan selama 6 bulan.

    Bagi penderita kelebihan asam urat dan batu ginjal, obat ini diminum 2x sehari, pagi dan malam hari, masing-masing 20 ml. Sedangkan untuk pencegahan cukup 1x sehari. Dianjurkan untuk meminum air yang banyak. Untuk penderita, penyembuhannya memerlukan waktu lebih kurang 1 bulan dan bagi penderita yang telah lama, memerlukan waktu agak lama. Penderita kegagalan fungsi ginjal yang parah (akut) dilarang meminum ramuan ini….

  3. 3

    tyas swity berkata,

    16 Februari, 2007 @ 2:11 pm

    mau nanya nih…
    mengapa untuk obat luka baru, daun jambu biji mesti dikunyah? kalau digerus gimana? sebetulnya yang berkhasiat untuk obat luka baru daunnya atau perpaduan dengan zat-zat yang terdapat di dalam saliva (air lur)?
    oya,.. konon buah jambu biji juga dapat membantu menyembuhkan DBD, dengan meningkatkan trombosit. bagaimana mekanismenya ya?
    TQ

  4. 4

    yudhy berkata,

    16 Februari, 2007 @ 10:48 pm

    berapa % tanin yang terdapat pada daun jambu bijinya.

  5. 5

    muktiprayitno berkata,

    19 Februari, 2007 @ 4:41 pm

    Betul sekali mbak tyas swity,…

    Buah jambu biji, terutama yg berbiji merah dipercaya menyembuhkan DBD. Sebenarnya mungkin karena mengandung vitamin C yg lumayan banyak.

    Ada juga alternatif selain jambu biji. Belum lama (dari sebuah milis) Saya membaca kesaksian seorang teman yg terkena DB, sudah mencoba berbagai macam pengobatan termasuk dg jambu biji tapi tidak memberi hasil yg signifikan tapi setelah mengkonsumsi kelapa hijau muda yg warna serabutnya kemerahan (pink) justru hasilnya menakjubkan. dalam 2 hari langsung diperbolehkan pulang dr rumah sakit tempatnya dirawat.

    Ada mitos kalo obat itu juga cocok2-an,… kalau melihat pengalaman teman Saya, betul juga kali ya…

  6. 6

    Bunda berkata,

    21 Februari, 2007 @ 8:04 pm

    Ada yang bilang jambu biji mengandung vitaminC lebih tinggi dari jeruk. Bener gak, sih?? Kok jmabu biji gak se-kecut jeruk ya??

  7. 7

    ismail berkata,

    3 Maret, 2007 @ 10:43 am

    mau naya’ nih..?
    apa sih manfaat dari asam psidiolat dan tanin dalam mengatasi penyakit seperti diare dan DBD??

  8. 8

    Mungky Rahmawati berkata,

    25 Maret, 2007 @ 4:29 pm

    Mau tanya, apa bener buah ciplukan itu bisa untuk mengobati sakit bronkhitis? Kok bisa?apa kandungan buah ciplukan?

  9. 9

    Eva Yanti berkata,

    11 April, 2007 @ 8:20 pm

    Buat diabetes mellitus itu, fokus manfaatnya, apa bisa menurunkan kadar gula darah?
    Berapa lama setelah pemberian secara rutin? apa kadar gula darahnya bisa turun dalam hitungan hari?

  10. 10

    tri susilo berkata,

    2 Mei, 2007 @ 1:23 am

    mas,aku mau tanya tentang khasiat jambuklutuk sebagai obat pencegah DB dan menaikan sel darah merah?apakah hal tersebut tidak menyebabkan usus buntu, karena bijinya.terus sebagai lirikan usaha dimana saya dapat mengembangkan jambu biji ?makasihya

  11. 11

    aya berkata,

    5 Juli, 2007 @ 10:55 am

    aq pernah baca dibuku tentang khasiat tempuyung sebagai antidiare,apkh benar?tapi mengapa pada kandungannya disemua buku tidak menyebutkan tanin padahal yang digunakan sebagai antidiarenya kan tanin.mohon penjelasannya!!!!

  12. 12

    sigit berkata,

    13 Nopember, 2007 @ 1:50 pm

    bisa tau mekanisme manfaat jambu biji buat diabetes ga?

  13. 13

    dian berkata,

    31 Maret, 2008 @ 10:26 am

    bakteri shigella dysenteriae bisa di hambat pertumbuhannya dgn infus daun jambu biji ngga?

  14. 14

    dian berkata,

    31 Maret, 2008 @ 10:28 am

    penelitian saya menunjukkan bahwa pada kadar 70% sudah mampu menghambat nya

  15. 15

    Ninis Wulansari berkata,

    15 April, 2008 @ 11:58 am

    Karena kandungan vitamin C tinggi katanya buah jambu merah biji ini bagus untuk orang yg punya masalah dengan jerawat. Tp masalahnya tidak semua orang bisa konsumsi ini dikarenakan ada yg tdk kuat vit C dosis tinggi yg bisa sebabkan maag ?

  16. 16

    Zaenal berkata,

    4 Juni, 2008 @ 2:48 pm

    SAYA YAKIN DI DALAM JAMBU BIJI ITU BANYAK KHASIATNYA CUMA MANUSIANYA SAJA YANG TIDAK TAHU? HANYA ALLAH YANG MAHA TAHU.

  17. 17

    vinche berkata,

    6 Juni, 2008 @ 8:29 pm

    saya mau tahu gmn cari jambu biji yang menyembuhkan eser/kencing

  18. 18

    suli berkata,

    10 Juni, 2008 @ 12:55 pm

    mau tnya nih…

    apa bner klo daun jambu biji bs menambah trombosit lbh bnyak dr pd buah nya??klo iya,kandungan ap dlm jambu biji yg dpt meningkatkan trombosit????

    trus metode penelitian nya bgmn???

    makasih ya…

  19. 19

    zaki muclision berkata,

    19 Juni, 2008 @ 6:33 pm

    salam Indonesia….
    mau nanya neh..
    jambu yang katanya bisa nyembuhin DB itu jambu biji juga ya?
    oke.. makasih sebelumnya ya..
    coment+: blognya bagus n bermanfaat lho..
    salut deh…
    tetap semangat ya.. buat blog yg bermanfaat bagi masyarakat…
    masyarakat sekarang kan lg banyak masalah neh!
    mudah2 bisa mengurangi sedikit masalah mereka…
    cayo…
    may ALLAH bless you…

  20. 20

    pak pri berkata,

    21 Juni, 2008 @ 1:44 pm

    saya salut dengan blog ini, moga tambah koleksinya.

  21. 21

    agus trikoriantono berkata,

    4 September, 2008 @ 4:19 pm

    pada semua buah memiliki khasiat yang tidak bisa diganti dengan obat-oabatan dan terbukti pada jaman sebelum revolosi hijau usia manusia rata-rata bisa diatas 100 tahun, bahkan pada jaman nabi bisa ribuan tahun, hal ini karena bahan makanan murni organik, seandainya kita kembali ke organik jaman lampau wah bisa dibayangkan dunia ini tidak mampu menyediakan makanan bagi milyaran penduduk bumi, yang penting sekarang kita usahakan penggunaan pupuk dan pestisida seminimal mungkin dan aman untuk kesehatan, kita bertanam yang tanpa dengan menggunakan pupuk dan pestisida yang berlebihan tapi tanaman dapat menghasilkan dan petani untung, ya misalnya : jambu batu/biji, nangka, pepaya, singkong, jagung, daun katu, ubi jalar, cempedak, durian, pisang, nanas, dll, kita cari tanaman dan ternak dalam negeri yang mudah dipelihara untuk sumber makanan ditambahkan zat aditif, penyedap, pengawet dll, Insya Allah kita akan sehat dan semua buah tersebut dapat membunuh sel-sel kanker, dan menjadi sumber vitamin, energi, pembangun dan mineral yang sehat.

  22. 22

    agus trikoriantono berkata,

    4 September, 2008 @ 4:22 pm

    pada semua buah memiliki khasiat yang tidak bisa diganti dengan obat-oabatan dan terbukti pada jaman sebelum revolosi hijau usia manusia rata-rata bisa diatas 100 tahun, bahkan pada jaman nabi bisa ribuan tahun, hal ini karena bahan makanan murni organik, seandainya kita kembali ke organik jaman lampau wah bisa dibayangkan dunia ini tidak mampu menyediakan makanan bagi milyaran penduduk bumi, yang penting sekarang kita usahakan penggunaan pupuk dan pestisida seminimal mungkin dan aman untuk kesehatan, kita bertanam yang tanpa dengan menggunakan pupuk dan pestisida yang berlebihan tapi tanaman dapat menghasilkan dan petani untung, ya misalnya : jambu batu/biji, nangka, pepaya, singkong, jagung, daun katu, ubi jalar, cempedak, durian, pisang, nanas, dll, kita cari tanaman dan ternak dalam negeri yang mudah dipelihara untuk sumber makanan tanpa ditambahkan zat aditif, penyedap, pengawet dll, Insya Allah kita akan sehat dan semua buah tersebut dapat membunuh sel-sel kanker, dan menjadi sumber vitamin, energi, pembangun dan mineral yang sehat.

September 23, 2008 - Ditulis oleh kadesax | kesehatan | | No Comments Yet

Belum ada komentar.

Tinggalkan komentar